Pedang yang Menutup Kisah Dunia Seratus tahun telah berlalu sejak Bai Lianhua, sang Dewi Pedang, mengkhianati kekasihnya, Jenderal Zhan, ...

Cerpen Keren: Pedang Yang Menutup Kisah Dunia Cerpen Keren: Pedang Yang Menutup Kisah Dunia

Cerpen Keren: Pedang Yang Menutup Kisah Dunia

Cerpen Keren: Pedang Yang Menutup Kisah Dunia

Pedang yang Menutup Kisah Dunia

Seratus tahun telah berlalu sejak Bai Lianhua, sang Dewi Pedang, mengkhianati kekasihnya, Jenderal Zhan, dan memilih untuk memusnahkan sekte iblis demi kedamaian dunia. Sebuah pengkhianatan yang dibayar mahal dengan nyawa keduanya, dan sebuah janji yang terucap di antara pedang dan darah: "Aku akan menemukanmu... di kehidupan selanjutnya."

Kini, di era yang berbeda, di bawah langit yang sama namun asing, Bai Lianhua terlahir kembali sebagai Lin Yue, seorang gadis yatim piatu dengan bakat terpendam dalam seni bela diri. Sementara Jenderal Zhan, bereinkarnasi menjadi seorang pangeran dingin bernama Zhan Yi, yang dihantui mimpi buruk tentang seorang wanita dengan pedang berlumuran darah.

Di tengah keramaian pasar malam, mata mereka bertemu. Sebuah kejutan kecil, namun cukup untuk mengguncang jiwa yang telah lama tertidur. Lin Yue merasakan getaran aneh, seolah ia pernah mendengar suara Zhan Yi sebelumnya, mungkin... dalam mimpi? Zhan Yi, di sisi lain, terpaku pada mata Lin Yue, mata yang menyimpan kesedihan abadi yang familier.

"Siapakah kau?" tanya Zhan Yi, suaranya serak.

Lin Yue hanya menatapnya, bunga plum putih yang diselipkan di rambutnya bergoyang tertiup angin. Bunga yang sama, yang dulu selalu ia berikan pada Jenderal Zhan.

Pertemuan mereka memicu serangkaian kejadian. Lin Yue, tanpa sadar, ditarik ke dalam intrik istana yang berbahaya, sementara Zhan Yi berjuang untuk memahami mimpi buruknya dan perasaan anehnya terhadap Lin Yue. Setiap pertemuan mereka terasa seperti deja vu, setiap sentuhan memicu kenangan samar tentang masa lalu yang kelam.

Lambat laun, potongan-potongan teka-teki mulai menyatu. Sebuah jimat giok yang ditemukan Lin Yue, sebuah lukisan kuno yang menyimpan potret Bai Lianhua, dan sebuah legenda tentang pedang iblis yang disegel oleh Dewi Pedang. Semuanya mengarah pada satu kebenaran yang mengerikan: Lin Yue adalah reinkarnasi Bai Lianhua, dan Zhan Yi adalah reinkarnasi Jenderal Zhan.

Dosa masa lalu mereka kembali menghantui. Ternyata, Bai Lianhua tidak sepenuhnya bersalah. Ia terpaksa mengkhianati Jenderal Zhan demi melindungi dunia dari ancaman yang lebih besar, sebuah konspirasi jahat yang melibatkan orang-orang terdekat mereka. Janji yang terucap seratus tahun lalu bukanlah janji cinta abadi, melainkan janji penebusan.

Kini, dengan pedang di tangan, Lin Yue menghadapi musuh yang sama, kekuatan jahat yang kembali bangkit untuk menaklukkan dunia. Zhan Yi, meskipun terluka oleh pengkhianatan masa lalu, memilih untuk berada di sisinya, bukan untuk membalas dendam, melainkan untuk melindungi wanita yang dicintainya, sekali lagi.

Pertempuran terakhir terjadi di puncak gunung, di tempat di mana Bai Lianhua dan Jenderal Zhan mengakhiri hidup mereka. Lin Yue, dengan Pedang Pelangi di tangan, menghadapi dalang dari semua kekacauan ini. Namun, alih-alih membalas dendam dengan kemarahan, ia memilih jalan yang lebih sulit: KEHENINGAN dan PENGAMPUNAN.

Ia mengalahkan musuhnya bukan dengan membunuhnya, melainkan dengan membongkar kebencian dan keserakahan yang menggerogoti jiwanya. Ia memilih untuk mengakhiri lingkaran kekerasan, untuk memberi kesempatan pada dunia untuk memulai babak baru.

Setelah pertempuran usai, Lin Yue dan Zhan Yi berdiri berdua di bawah langit yang berangsur cerah. Tatapan mereka bertemu, dipenuhi dengan kesedihan dan penerimaan.

"Aku... memaafkanmu," bisik Zhan Yi, suaranya penuh emosi.

Lin Yue tersenyum tipis. "Itu tidak perlu. Kita berdua adalah korban dari takdir."

Mereka berbalik, meninggalkan gunung dan kisah tragis mereka. Namun, sebelum benar-benar menghilang, Lin Yue berbisik, nyaris tak terdengar, "Kita akan bertemu lagi…,"

"… di bawah pohon bunga persik, saat musim semi tiba…"

You Might Also Like: Fractions Decimals And Percentages

0 Comments: